




Kenapa yah hari ini kok capeee bangeet. Padahal gak kurang tidurnya.
Ohya, buat Nisa dan Finkz, maaf yah sepertinya saya batal ke Bandung. Kenapa? Karena belum gajian
Mudah-mudahan waktu lain bisa maen ke sana
Maaf yah teman
Mungkin ini yang bikin badan saya capee, belum gajian.
Trus Sabtu si dede ngajak jalan ke Museum Gajah, katanya mau foto-foto huhu katrok!
Eh, tapi saya juga tertarik sih, renovasi terbaru di Museum itu saya belum pernah nyambangi. Tapi yah itu, belum gajian
Pinjem uang mama dulu apa yah …?
Narik atm dong!
Tabungan saya kosong jee gyahahhaa…
Liat besok ajalah.

Pagi ini kesiangan lagi. Memang sih, bangun juga kesiangan, berangkat kesiangan, tapi mau berangkat jam berapapun tetap saya kena macet.
Jakarta kalau tidak macet, namanya bukan Jakarta.
Saya pernah menyimak, mencuri-curi dengar tepatnya, pembicaraan coffee break seorang ahli mengenai ini. Masalah transportasi yang ditunggangi dengan kebijakan politik serta ekonomi.
Sebagian besar proyek jalan di Indonesia, merupakan proyek dana bantuan dari Jepang. Baik rehabilitasi, rekonstruksi ataupun pembukaan jalan baru. Tapi sebagai timbal balik, produksi kendaraan bermotor dari Jepang merupakan yang masuk terbesar di Indonesia. Setiap tahun, produk-produk kendaraan bermotor dari negara tersebut masuk, tentunya tanpa pembatasan yang tepat.
Orang sekarang bisa kredit motor dengan DP yang murah, begitu juga dengan mobil. Jadi, akhirnya toh sama saja. Pembangunan prasarana yang ada tidak diimbangi dengan pembatasan sarana, mau sebanyak apapun pembangunan jalan, Jakarta akan tetap macet wong mobil dan motor tambah banyak jee…
Saya sendiri sih, lebih berharap pada peningkatan prasarana dan sarana angkutan massal. Seperti TransJakarta, jelas sangat membantu, tapi sayang hanya di dalam kota. Kami di Jabodetabek juga butuh feeder untuk sampai dalam kota. Andai bis kota dan patas diperbaharui bukan bis-bis abal-abal seperti yang ada sekarang, pasti akan lebih nyaman dan menarik.
Tapi saya juga tidak yakin sih, lha wong kita ditawari produksi kendaraan bermotor seabrek jenisnya mesti tergiur pengen punya. kalau setiap rumah punya kendaraan sendiri dan dipakai, yah tetap macetlah Jakarta ini.
Mungkin memang sudah jamannya Super Blok ??
Apa itu Super Blok? Nanti lagi saya coba paparkan. Sekarang mau kerja dulu, jangan makan benwit buta 

huhuhuhu…
yah kemaren website ini sempet ke suspend bikin juragan panik saya pun ikutan panik. Memang sih saya gak bisa bantu apa-apa, karena yang ngurusin semua kan juragan, saya hanya bagian gonta-ganti template sendiri hihihi
makanya cuma bisa bantu doa ajah
Alhamdulillah sekarang sudah bisa lagi
Mudah-mudahan juragan bisa napas lega hihihi..
Ohya, kemaren saya ke kunci di luar
Jadi kan di rumah gak ada orang, pas sore si dede balik ke kosannya. Biasanya tuh kunci dititipin ke tetangga yang biasanya. Nah ternyata sama dia gak dititip ke tetangga yang biasanya. Jadilah saya ke kunci di luar, gatau kunci dititipin dimana. Lama lagii siyal.
Mana pulsa hape dah abis, terpaksa jalan ke wartel. Jelaslah dengan nada marah-marah, si dede kena semprot
“ON! KONCI DIMANA?! KE KUNCI TAUU!!”
whahahahaha…ga pake salam dulu langsung teriak marah-marah, lagian cari gara-gara mana cape pulang kerja, dah gitu ku kan darah tinggi
sokoorrr…lagian punya ade oon huhuhu…

Saya benar-benar terganggu.
Begini.
Sebenarnya merupakan hal yang sah tidak jika kita membuat website, contoh kecilnya tampilan blog, dengan menggunakan script yang sudah ada, ngambil punya orang lain, dan hanya template, dalam hal ini atribut gambar dan pritilannya, lalu menclaim bahwa this layout and template made by me.
(??????????????)
Dari dulu ingin saya tanyakan. Karena sudah banyak kasus mengenai hal ini.
Saya sendiri, pribadi, selama ini selalu EDIT script yang sudah ada, dengan awalnya COPY PASTE. Lalu hanya mengubah gambar dan geser menggeser posisi. Dan bisa dilihat , memang agak berubah dari aslinya.
Tapi saya selalu MERASA BERDOSA, jika di bagian credit langsung ditulis CREATED BY ME.
Biasanya saya tulis, script by 12345, template by me.
Nah, sering ada kejadian begini. Awalnya dibuatkan template blog oleh orang lain, tapi akhirnya dimodifikasi dari script yang ada, lalu mengclaim blog itu buatan dia.
Ada juga, yang ngambil script dari free download template, modif, dan membuat website dengan isi template-template buatan dia, dengan disclaimer bahwa semua dia yang bikin sendiri.
Sebenarnya, batasan COPY PASTE EDIT SCRIPT DAN TEMPLATE, sampai sebatas apa sih?
Kalau hanya CP Gambar itu akan lebih mudah dilihat dengan mata, ini loh ngopi dari gambar ini, tapi untuk script apalagi yang sudah dimodif pastinya lebih sulit.
Ada jawaban yang membolehkan, sah-sah saja, asalkan script tersebut benar-benar terlihat BEDA, dan tampilannya berubah dari tampilan aslinya. Tapi selama ini yang terlihat paling juga geser posisi dan gambar. Apa benar kalau seperti itu sah-sah saja?
Karena selama ini, bila saya melihat tulisan created by me, di footer sebuah blog. Saya akan berpikir, hebatnya bisa bikin script sendiri !! Jadi saya merasa terintimidasi dan merasa bego banget hihiih…bikin script aja gak bisa.
Padahal saya pengeeennnn banget bisa mengclaim bahwa blog ini saya yang buat semuanya sendiri
Tapi ternyata kebanyakan…
Kalau seperti itu saja sih, sudah berapa banyak template yang pernah saya buat, mestinya langsung saya claim sayalah pembuatnya, huh!
Hhmmm….apa saya yang terlalu jujur dan lugu?

Wah..
Saya merasa gak enak badan. Mulai pegal-pegal gak jelas. Pundak dan leher kaku gitu.
Saya jadi merasa sakit.
Ohya,
Kemarin saya beli bintang-bintangan dan luna yang glow in the dark. Dan saya tempel di langit-langit kamar. Saat saya mau bobo, lampu saya matikan dan banyak bintang bersinar. Indah banget, seperti di Planetarium.
Saya mau beli lagi bintang-bintang, biar makin terang dan menyebar, seperti galaksi.
Dan saat aku lelah, lalu memandang langit. Saat itu pula, giselle ku pergi melewati bintang-bintang menuju asteroid yang gelap dan dingin.
Ah, khayalan ini!









