




Mungkin salah satu sebab saya menjadi manusia error adalah soal Panutan. Ngomongin masalah panutan, adalah sosok yang kita jadikan acuan atau contoh dalam mengambil sikap dan perilaku keseharian.
Sewajarnya, orang yang dijadikan panutan adalah sosok yang berkharisma, berperilaku terpuji, memiliki kehidupan yang baik secara moral dan segi sosial. Ataupun yang bisa menginspirasi orang lain untuk memiliki hidup yang lebih baik.
Naah…berdasarkan hal tersebut, saya kembali berpikir, apakah selama ini panutan saya benar?
Karena saya menyadari banyak keputusan-keputusan yang saya ambil terpengaruh dari gaya panutan saya ini. Jangankan keputusan, cara saya memandang persoalan dan hidup, sampai menyentuh ke bagian jiwa tergelap, sepertinya sangat kuat pengaruhnya. Terlebih lagi, saya ini pengkhayal ulung dan biasa membuat banyak skenario di kepala yang lagi-lagi ingin seperti dia hihihi…
Unfortunately, sikap saya banyak membuat orang lain kecewa. Bahkan terjatuh, sampai sakit hati. Parahnya lagi, saya memang merasa bersalah, tapi tidak merasa terlalu bersalah, nah loh, bingung.
Saya sampai bilang ke orang yang saya dzolimi, apa ini semua karena saya salah panutan? Karena pengaruh dia mengalir di pembuluh darah ini. Yang menjadikan saya sosok yang kejam, gila, dan egois.
Saat seseorang menawarkan kepastian dan perlindungan, saya malah pergi, ingin membereskan semuanya dengan cara saya sendiri. Tanpa memperdulikan perasaan yang ada.
Ku terlalu banyak berkhayal
Lalu lalu…siapakah panutan saya itu?
CATWOMAN, di Batman Return
ya..ya..ya…ku rasa aku memang salah panutan huhu.
Tampaknya harus diganti, panutan seperti…
Meriam Belinna …
perhaps 

13 Responses to “Salah Panutan”
bukan salah ambil siapa yang menjadi obyek panutan, tapi mungkin kita sendiri yang salah menempatkan obyek tersebut ditmpat yang tepat.
cat woman misalnya, kalo kita ambil sikap penolongnya, sikap misteriusnya, tentu tepat
bukan berarti ambil meriam bellina jadi lebih baik, tentu si meriam bellina punya kejelekan.. bukan begituuu?
*suara teriakan dari belakang*
BUKAAAAAAAAAAAAAAAAAAN!!
Guubbraakkzzzz… sempet-sempetnya kepikir Merriam Bellina
Dia klo maen sinetron banyak dapet peran judes, sinkron kali 
sejak lihat dia di film Taksi hehehe...Well..punya panutan ga salah sih. Asal ngga lupa bahwa orang yang dijadiin panutan juga manusia biasa, yang ga selamanya bener.
Tapi selama ini, kebanyakan orang kalo udah kagum sm org lain, pasti yg dianggep cm yg bagus2nya aja. Pas jeleknya keluar baru deh langsung mencak2. :B
panutanku sapa ya? KIMI aja lah… hihihi, teuteupppp
kenapa? karena dia orang yang selama ini jarang terlihat emosi… coollllll 
lagi.. lagi.. lagi..
*bersorak-sorai menuntut adi Pu! tampil di panggung lagi*
*nyiapin bau buat nimpukin lagi*
@iks
yah…ketemu aj belum 
aiiihhhhh...!@ekowanz: wah..ati2 lho, klo ketemu ika tar kamu ditubruk kayak kucing nubrukin ikan teri
lha panutannya aja kucing garong gitu.. huehuehue…. 
lho koq Meriam Bellina?! emang dia mirip catwoman ya?! *kabur*
Leave a Comment











terkadang lingkungan beperan penting thd tingkah laku kita..klo panutan nya bener, jadi nya kita pun bener..juga tergantung cara kita memandang seseorang yang menjadi panutan kita kelak.