Saturday, November 22nd, 2008
“Alokha” demonoid s.2
22 August 2007 | Pujangga baso | 13 Responses

Suara ini,

Alokha.

Begitu bening seperti mata air dongeng Acoptus.
Membelah giselle seperti mata pisau megalion.

Alokha.

Ku begitu merindukan.
Yang tak terjamah, putih layaknya api gunung Cordus.

Dan dentingan Sherin
membuat getaran di ragaku dan aku menangis.

Hanya mendengar namanya,
ku bisa rasakan panasnya darah ini
tapi tetaplah beku

Alokha.

Yang tak tersentuh.

Yang membuatku yakin ada Penciptaan Maha Dahsyat dibalik sosok sempurna itu.

“Eve..”

Ah, dia menyadari kehadiranku. Ku balikkan badanku cepat sambil memainkan megalion menebas udara.

“Apakah itu senandung baru untuk Penguasamu? Sherin selalu hebat. Selalu.” , balasku untuk mengalihkan perhatian.

“Nafasku adalah senandung untuk Nya.” , jawabnya tenang.

Dia tersenyum, aku merasakannya, aliran udara menerpa wajahnya dan membawanya kepadaku.

“Kapan kau akan mengajariku bermain Sherin?” , tanyaku.

“Kapan pun. Panggil saja Aku!” , sahutnya ramah.

Sherin berasal dari puing-puing peninggalan kebudayaan Bumi. Sebuah kayu panjang dengan beberapa senar sejajar. Dimainkan dengan petikan jari-jari yang lincah, mengeluarkan suara yang bening sekaligus menyayat.

10 tahun yang lalu, Sherin dimiliki oleh Cu Fa, secara turun-temurun. Sayangnya, kehalusannya digunakan sebaliknya. Suara untuk membunuh, memekikkan telinga, dan merusak organ dari dalam, mengacaukan peredaran darah, lalu si pendengar dari hidung dan telingan akan mengeluarkan darah. Beruntungnya, dia menemukan Alokha. Walau harus ditukar dengan nyawa kedua orang tuanya.

Sekarang, Sherin suci dan bersenandung untuk damainya alam semesta. Untuk Penguasanya. Siapapun yang mendengar, yang jahat akan mendadak menjadi baik.

Yah. Tapi tentu saja tidak berlaku untukku.

“Aku tetap belum siap Alo hahaha…”

“Kamu selalu bertanya, tapi berakhir dengan jawaban itu. Kamu memang selalu aneh, Eve…”

Eve.

Namaku bukan Eve. Tapi dia sering memanggilku seperti itu.

Katanya, Eve adalah nama yang indah. Wanita pertama yang diciptakan oleh Penguasanya. Ibu bagi seluruh manusia yang ada di alam ini. Wanita yang diciptakan untuk memberikan keseimbangan dalam hidup. Siang dengan malam, panas dengan dingin.

Yah, aku memang tidak percaya dongeng. Tapi, Eve, memang terdengar indah. Terlebih lagi..

Alokha yang memeberikannya padaku.

“Sampai jumpa…” ku melompat turun ke lereng lalu meninggalkannya di Cahaya Ares.

13 Responses to ““Alokha” demonoid s.2”

mysyam, Indonesia
22 August 2007 - 10:18AM

au ah gelap..
apaan si :-/
teu ngartos aing

Ini cuma FIKSi. jadi nikmati aja...
zam, Indonesia
22 August 2007 - 10:25AM

while (bingung) {
print “kagak ngarti!!”;
}

Ini cuma FIKSI
mysyam, Indonesia
22 August 2007 - 10:28AM

ya.. begini ini efek dari seringnya pulang jam setengah sepuluh malem… :-?

:D …. suka nganeh-nganehi… :p

jam setengah sepuluh malem memang banyak ketemu orang aneh hiiii...makanya jadi ketularan aneh gyahahah...
mysyam, Indonesia
22 August 2007 - 10:48AM

gubrakkk….
dasar kamu, cah edun !!!

wakakakakk =)) =))
annots, Indonesia
22 August 2007 - 11:01AM

habis lewat perempatan mana ya…

ini FIKSI po'o bukan preman huhuhu
uthie, Indonesia
22 August 2007 - 11:21AM

ki ngopo toh mba?
kangen yah sm si yayang? *bletak*
lg sibuk bgt noh kayaknya ;))

apa pula ini? gada hubungannyaaaa...FIKSI ini loh FIKSI *gemess*
unai, Indonesia
22 August 2007 - 11:30AM

ckckckhebat euy..keren dah

saya yah mbak? memang ! *plakksss!* ;))
rd Limosin, Indonesia
22 August 2007 - 12:20PM

au ah gelap

lampunya dimatiin siy ;))
mysyam, Indonesia
22 August 2007 - 12:30PM

aku ga bisa tuh bermain sherin, gmn dong. yang lain aja yah, congklak kek.. atau lompat tali ;))

Yuuuwkk...maen congklak!
Anita, Germany
22 August 2007 - 01:24PM

ini apaan sih ka? :-? :-p

FIKSI maamm...FIKSII huhu
Nisa, Indonesia
22 August 2007 - 02:28PM

Fiksi? hmmm.. maksud terselubung dari sebuah POST :D

Maksuutnyaaa...?! ga kok ini FIKSI.
deep, Indonesia
23 August 2007 - 01:05PM

weh… saya tahunya sherina… :p

Ai, Indonesia
25 August 2007 - 12:52AM

teruskan bakatmu nak..
:d

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>