




Kemarin sempat dikejutkan dengan sms yang bilang, Mourinho sudah gak di Chelsea lagi loh!
Waduh? Kok bisa? Ada apa ini ada apa ?
Dengan prestasi tahun kemarin yang gak jelek-jelek amat, dan hubungan si pemilik club, pemain, dan dia yang gak kacau-kacau amat, membuat saya bertanya-tanya sendiri. Di rumah gak punya internet jadi gak bisa langsung nyari informasi.
Hemm, ternyata setelah saya cari info, hubungan Mourinho dengan club nya sudah tak mesra lagi. Berawal dari obsesi Abramovich, yang menginginkan Chelsea sebagai club juara dengan permainan indah, tampaknya tidak bisa diimbangi oleh Jose. Okelah, selama 3 musim Jose bersama di Stamford Bridge, dia berhasil memenangkan beberapa kompetisi. Tapi, permainan Chelsea yang cenderung tidak indah, membosankan, tidak spektakuler, seperti MU atau apapun itu, membuat Roman memutuskan untuk berpisah baik-baik dengan Jose.
Susah sih, di satu sisi, dengan permainan yang menjemukan itu, Chelsea berhasil memenangkan beberapa kompetisi yang gak jelek-jelek amat. Tapi di satu sisi lainnya, sepakbola bukan hanya olahraga tapi sudah berubah menjadi entertain yang membuka khayalan orang terhadap sesuatu yang fantastis. Permainan yang banyak ditunggu bukan hanya masalah menang atau kalah.
Ya sudahlah, intinya Mourinho sudah berpisah. Dan Chelsea tidak menggairahkan lagi!
Akhirnya ngedumel sendirilah saya. Kenapa yah, pelatih yang selalu saya jagoin, seperti Klinsmaan dan Dia, di tahun berikutnya malah kabur, padahal setelah satu musim saya ikuti, inginnya di musim berikutnya bisa lihat mereka lagi.
Kebayang dong, satu musim saya lagi cinta-cintanya sama Klinsmaan, eh besoknya dia ngundurin diri jadi pelatih tim Jerman, dan memilih urbanisasi ke Amrik
Betapa saya kehilangan.
Dan sekarang, setelah saya pewe dan cinta-cintanya melihat Mourinho dan The Blues di musim kemarin, eh sekarang malah terpisahkan
Misal Mourinho pindah club lagi, itu berarti saya harus mulai dari awal untuk menghapal nama-nama pemainnya, dan kekhasan club. Padahal kemarin saya sudah familiar dengan Sheva dan Ballack dan euforia The Blues.
Cape deh kalau begini.
Nonton F1 saya sudah bosen. Bola, si Mourinhonya menghilang.
Musim ini sih, saya sangat menunggu NBA. Kalau gak salah bakal mulai akhir Oktober *cmiiw*. Gatau juga, Jaktv bakal nyiarin lagi gak. Dengan begitu berarti, saya dari sekarang musti muter-muterin antena biar dapet channel siaran Jak tv.
Ada yang mau ikutan nonton ?

10 Responses to “Apa kabar Mourinho?”
aku tetep cinta sama tim Jerman tuh!
gimana kabarnya mba?
*pasti tau kan yg aku maksut. hihihihihii..*
sama aja gak ada mourinho liga enggres tetp gak ada siaran gratisnya…
Kalau liat websitenya, JakTV masih nyiarin NBA.
JakTV juga nyiarin FIFA Women’s World Cup September ini tapi ngga tau kayaknya cuma pas finalnya aja (CMIIW).
Kembali soal Mourinho, padahal wiken ini Chelsea ketemu ama MU. Biasanya menjelang pertandingan pada perang syaraf cuma berhubung udah ngundurin diri ya udah jadi ngga seru, ngga ada adu mulut maksudnya 
cihuuuyyy… musim masih panjang… chelsea keilangan maurinho… ballack juga bakal cabut… liverpool harus juara!!!
Mourinho sudah gak di Chelsea lagi loh!
sebenere itu emang bener… dia dah pindah ke PSIM Joxja… OYE!
nonton la liga aja jeng..
kali maurinho ke Juventusss
YESSSSSSSSSSSSS
maurinho tidak kemana-mana kok, dia cuman kembali ke bangku sekolahan setingkat SD, mencoba memperbaiki attitude-nya yang “kurang” begitu baik.
Mulutmu harimau-mu
Selamat berbuka…..
setuju..setujuu...tapi gatau yah tetep cinta mourinho
Leave a Comment











mendingan nonton MotoGP,,