




Sebuah tanda tidak akan menjadi makna tanpa adanya rasa tersakiti.
Lalu sebuah hikmah pun menjadi punya arti dan kemudian menutupi perasaan kalah terhina.
Aku memang bisa menerima walau hanya di bibir ini. Sebuah tanda yang kuartikan dalam kegalauan rasa. Ketidakpastian kemudian menjadi sesuatu yang pasti saat semuanya terkatakan dengan jelas. Waktu tlah berubah wujud menjadi sebuah ruangan yang berdimensi, karena pejalnya sebuah pernyataan.
Ini memang bukan sekedar sementara. Kejujuran akan menorehkan luka sampai waktu yang akan menghilangkan jejaknya. Wacana palsu pun akan terbuka dan disambut dengan decak kagum, bagaimana kepalsuan itu disembunyikan. Sebuah kecerdasan yang menenggelamkan kemanusiaan.
Lalu hiduplah rasa bersalah. Yang berakhir dengan merendahkan diri dalam permintaan maaf. Maaf pun kembali menjadi sebuah wacana palsu penghindaran diri. Dengan maaf, terbukalah semua pintu rasa kasihan.
Selalu begitu dan berputar di setiap penyangkalan atas dosa yang dimaafkan. Dan atas nama kejujuran.

10 Responses to “Usah maafkan”
benar.. candi kalasan dibangun pada abad ke-7 masehi untuk menghormati dewi Tara..

to forgive is to forget. Kalo ga dilupakan kesalahannya, ya… ga bakal pernah tuntas 
*ruwet jadine hahaha*
bahasane tinggi amat ya! 
gak mudeng kiasan dibalik kata2 itu…. *tulalit.com*
Permintaan maaf seringkali dibuat sebagai tameng untuk pembenaran sehingga seringkali kesannya sekedar basa-basi. Terbukti seringkali melihat orang minta maaf minta belas kasihan namun faktanya keesokan harinya membuat kesalahan yang sama. Lalu apa gunanya minta maaf kemarin ? Terasa hambar rasanya.
Minta maaf itu bukan hanya hiasan mulut belaka. Ada tanggung jawab besar dibaliknya. Jangan sampai minta maaf sambil cenge-ngesan nganggapnya bercanda. Kalau kayak gitu mending ngga usah minta maaf aja toh percuma kan minta maaf 1000x kalau bukan memang dari hati tapi sebatas di mulut saja.
memaafkan itu gampang.
yg susah adalah melupakan.
stuju sm mas edy! buat apa minta maap klo akhirnya masih ngulang2 kesalahan yg sama *doh, mak tratap 
aku hanya bisa bilang…
iks..nanti kalo dah ngeluarin buku..kasih tau ya.. 
Leave a Comment











maaf mba, maksudnya tadi presentasinya soal ini ya ? saya kok ngga mudeng
oh ya gimana sukses presentasinya ?