




Lupakan berapa karat berlian yang anda pakai, dan berapa banyak mobil di garasi anda. Atau berapa jenis arwana yang anda punya di aquarium. Trend simbol status saat ini sedang bergeser ke tanaman hias.
Iya, tanaman hias tertentu bisa berharga berpuluh juta rupiah, bahkan ada yang satu daunnya dihargai lebih dari 10 juta rupiah. He he satu daun gitu loh
Trend tanaman hias saat ini sedang dirajai family araceae dengan species Anthurium. Jenisnya pun bermacam-macam, mulai dari Hookeri, Jenmanii, Black Beauty, Gelombang cinta, dan lain-lain. Contohnya, untuk bibitan atau daun anakan yang masih kecil, 3 daun untuk Jenmanii Supernova dihargai Rp 1,250,000,- Atau coba tengok Jenmanii Lemon, untuk 2 daun bibitan yang masih kecil harganya Rp 1,350,000,-
Itu baru dari 1 jenis species. Tanaman jenis lainnya yang sedang digandrungi adalah, bunga padang pasir, Adenium, Euphorbia, Pachypodium, dan yang katanya sedang naik daun adalah Sansevieria. Harganya pun tidak beda jauh, untuk jenis Sanse sampai ada yang dihargai 1 daunnya Rp 10 juta
Mengapa harganya mahal, tentunya perilaku pasar menjadi alasan, dan beberapa memang masih banyak yang impor. Sudah banyak kompetisi tanaman hias diadakan menurut kelas masing-masing. Daerah yang sangat mengandrungi adalah Daerah Jawa Tengah khususnya JOgjakarta dan Jawa Timur, Surabaya. Tapi kemudian daerah-daerah lainnya tidak mau kalah.
Bapak saya sampai bertanya tentang tanaman hias ini ke tukang tanaman keliling. Katanya sekarang bandrol harga untuk tanaman tersebut tidak lagi memakai rupiah, tapi dibandrol dengan nama-nama Mobil seperti Xenia, Kijang, APV
Tidak tau sampai kapan trend ini akan berlangsung. Mudah-mudahan, dengan adanya perilaku manusia menyukai tanaman dan merawatnya akan menjadikan bumi yang lebih baik. Tanaman yang ada menjadi bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya, pasokan oksigen, lingkungan yang teduh dan hijau. Terlepas dari berapa harga tanaman tersebut.
Tapi saya juga tidak akan banyak komentar, jika tanaman yang dimiliki hanya dinikmati sendiri, bahkan menyewa satpam untuk menjaga dari pencurian. Dan petani-petani kecil tanaman hias tetap saja miskin karena ketidakpengetahuan dan menjual bibit dengan harga yang jauh lebih murah. Dan saya juga tidak bisa berkomentar banyak, jika masih banyak saudara kita tidak mampu membeli seikat kangkung seharga cuma seribu rupiah (yah, namanya juga hobiiii….)
Mudah-mudahan bukan hanya merupakan simbol status sosial, tapi apa yang kita tanam dan pelihara, bisa memberikan keteduhan bagi diri sendiri dan sekitar
Selamat bercocok tanam!
Sumber: Tabloid Agrobis Edisi 752 Minggu ke-3 November 2007
Foto diambil dari : http://agriculturesupercamp.wordpress.com

29 Responses to “Tanaman (bukan) Hias(an)”
AKU STUJU SM MAS DIDUT!
huh, larang2 ra iso dinggo onlen.
buang2 duit! 
serius tuh satu daon dihargai segitu? kalo dipake beli bakso dapat seberapa iks? kalo dah segitu pasti bisa berbagi baso kan 
jadi inget jaman adenium, baru punya satu dan lagi sayang-sayangnya ma tanaman tersebut, tiba tiba raib digondol maling…… syial
hahaha.. itu sih ulah cukong-cukong penjual tanaman.. masih ingat era ikan Lohan? akhirnya pudar juga..
saya kasihan banget sama para petani. menanam padi sedemikian susah, sawah luas, hasil berkuintal-kuintal, harganya kalah jauh sama daun-daun yg ndak ada manfaatnya itu (maksudnya bisa dimakan)..
ah, dunia ini memang sudah terbalik.. 
daun-daun nya sih ada manfaat, estetika, buat refresing, udara bersih juga, pemandangan. Yah wajar sih lagi TREND, hukum pasar juga, yg lagi trend dicari harga mahal. Beda sama petani padi, bukan masalah trend tapi emang kebutuhan dasar, diproduksi secara massal, yah pas panen banyak, harga jatoh, dan bukan barang langka (belum, barang langka).
Yah dunia terbalik, mudah2an gak ikut2an mikir kebalik
tanaman yang egois… kalau malam musti dimasukin rumah.. kalau perlu dirantai gembok.. saya kok gak nafsu ya buat beli 
masih ngga bisa mengerti kenapa orang2 mengikuti trend yang ngga masuk akal
padhal menurut saya daun nya juga biasa2 aja tuh
ngga ada yang bikin istimewa….
bueh, macem2 aja ya
mending dibuat beli makanan.. atao buat online sampe mabok 
kapan itu di surabaya ada pameran anthurium, harganya astaghfirullah! sampek puluhan juta, gila. padahal aku sama sekali nggak ngerti apa hebatnya daun2 itu kok bisa segitu mahal? masih mending kalo daun ganja dihargai mahal hehe… orang orang galia memang gila, demi jupiter! 
tunggu aja ntar bakal ada pecel dengan daun dari anthurium..!!!
ini hanya MONOPOLI..!!!!
kyk dulu ada ikan lohan….buktinya,ada juga LOHAN BAKAR..!!!!!
hmmm.. sedang usaha pencegahan global warming juga ya iks? 
dimata saya, tanaman tersebut ga ada harganya, ga bearti, kadang heran juga dengan kolektor tanaman macam itu. setahu saya suatu barang itu menjadi mahal karena manfaat yang diberikan barang tersebut banyak, spt makin nyaman mobil makin mahal harganya. lha tanaman kayak gitu bikin rindang jalan juga enggak, lah harganya selangit.. 
hmm, enak sih diliat, adem, indah - tapi kalo harganya segitu saya ngga mampu beli
hauahhahahahah.
nih tanaman pada ngetop sama kayak dulu ikan lou han..ditunggu beberapa tahun lagi, nih tananam mudah2 turun..hihihih..
orang kantor juga lagi heboh ini ..
apa yg bikin dia lebih dari taneman laen ya?
apa bedanya sama pohon cabe? toh sama2 ijo ..
apa bedanya sama bunga mawar? sama2 indah ..
mari tanyakan pada ahlinya *nyari2 Poison Ivy*
kembalii keeu?.. betmen 
namanya juga hobbie g liat mahal atau ngga nya… tapi ya gitulah emang skr lagi ngetrend harga nya pun jadi ikut-ikutan ngetrend.
tapi klo mereka emang mampu beli ya sok beli ikutan trend, kita yang ngga mampu beli yang udah jangan maksa pengin beli secara masih banyak tanaman ijo yang lain.
[ew]’s last blog post..Bremen - Liverpool Buka Peluang
gue sih ga begitu seneng ama kembang-kembangan, kalo yang murah aja bentuknya bagus kenapa mesti nyari yang mahal??
anton’s last blog post: Blog dan Kesasar, sebuah kisah yang tak berhubungan
Tapi orang Indonesia ini emang aneh. Waktu anthurium harganya masih murah enggak ada prang yang melirik apalagi membeli. Tapi waktu harganya jadi jutaan malah ratusan juta (isuenya) justru dikejar-kejar, banyak yang beli. Bahkan anthurium sekarang ini pangkatnya naik jadi simbol status ekonomi bagi sipemilik anthurium tsb.
Hiks…yah kita ambil saja hikmah dasarnya yaitu buat menambah angka pengangguran, ada yg jd petani dadakan, penjual dadakan, calo tanaman dadakan bahkan pencuri tanaman dadakan.
Positifnya lagi kita bisa lebih Natural dan menghargai alam, sebenarnya alam ini sangatlah mahal tapi kita2 yg masa bodoh dan tidak menghargainya. Mari tanam 1 buah pohon demi kelangsungan alam ini dan kecintaan kita pada lingkungan. Ga usah yg mahal-mahal, masih banyak kok tanaman indah yg harganya cuma 2.500 (sudah sama pot nya)hehehe klo yg jutaan biarkan mereka2 yg berduit yg menanamnya, kan kita juga ikut merasakan hasilnya dari penghijauan tersebut.
O iya klo ada yg mau beli Sansevieriaku nee jenis Douglas 1 daun (ada calon tunas 2 buah) harga via japri (+- 10jt/nego)
Maap mba Author numpang jualan juga yaaa 
yaa daun nya bisa di buat pecel nggak ya? 
hehehe.. satu daun bisa dihargai 10 juta, kalau begitu daun itu bisa lebih mahal daripada uang ya… menarik juga usaha tanaman hias
anne’s last blog post: How To Avoid Being Infected With Spyware
pandai pandainya saja kita memilih, disesuaikan dengan kondisi kita sendiri lah…
tanaman kangkung kalau ditaruh
di pot keramix
di depan rumah antix
juga jadi unix
dan menarix
bisa dipecel lagi
http://keboenraya.blogspot.com
estu’s last blog post: aglaonema legacy (tinggal 2 lagi)
5 pot jenmanii madya punyaku juga pengin ditukar avanza atau xenia mah…maunya sih..coba aja lihat gambarnya, wuih cantik4 kan ?
Syrpalnt Nursery’s last blog post: Any-verse-ree
Maaf itu teh syrplant maksudnya..he..he..
Syrplant Nursery’s last blog post: Any-verse-ree
Leave a Comment











saya juga shock liat harganya..mending buat beli leptop