Saturday, November 22nd, 2008
Lawas: Indiana Jones And The Kingdom of The Crystal Skull
25 May 2008 | Kecap manis | 11 Comments

Sebuah film lawas. Aktor lawas, dan kerjasama lawas. Mulai dari Harrison Ford, disutradarai Steven Spielberg, diproduseri George Lucas, dan music scoring oleh John Williams, original package dari beberapa tahun yang lalu.

Awalnya saat mendengar akan dibuat lagi Indiana Jones 4 saya pikir tidak akan mungkin dibintangi kembali oleh si empunya, secara Ford bertambah tua. Bagaimana mungkin the old man melakukan petualangan dan melawan tentara Rusia dengan baku hantam. Tapi dugaan saya ternyata salah. Dia masih bisa melakukannya sama seperti dulu dan tidak termakan usia. Ini pasti karena dia punya istri yang masih segar muda seumur Ally Mcbeal ;))

Cerita berawal dari ditangkapnya Indy dan Mac oleh KGB Rusia pimpinan Col. Irina Spalko (saya tak akan berkomentar kenapa lagi-lagi Russian harus dilibatkan sebagai the bad guy oleh film-film US). Permintaannya adalah agar Dr.Jones menunjukkan jalan ke sebuah kekuatan yang luar biasa. Sebelumnya sahabatnya, Dr. Ox dan Marion telah ditangkap terlebih dulu, tapi karena Ox menjadi gila, mereka pikir hanya Jones yang dapat mengerti Ox dan menunjukkan jalannya. Dengan anak muda bernama Mutt, Indy memulai petualangannya, mencari Ox dan Marion.

Ternyata semuanya berhubungan dengan tengkorak kristal yang dipercaya mempunyai kekuatan mahabesar yang dapat mengendalikan pikiran orang. Dari Nevada, New York, hingga Peru, mereka telusuri yang berakhir pada legenda El Dorado. Siapa saja yang berhasil mengembalikan tengkorak tersebut ke El Dorado maka akan mendapatkan kekuatan yang sangat dahsyat.

Seperti apakah tengkorak tersebut? Kekuatan apa yang bisa membuat Ox menjadi gila? Apa dibalik legenda El dorado? Dan Siapakah anak muda bernama Mutt itu?

King Edmund From Narnia
25 May 2008 | Cuka asem | 6 Comments

Sebenarnya sudah minggu kemarin nontonnya, tapi baru sekarang ingin posting. Film kedua ini menurut saya sih tidak terlalu special, malah lebih bagus yang pertama. Dengan durasi 145menit, ternyata cukup membuat bosan juga.

Keunggulan filmnya tentu saja dari landscape Narnia yang memang indah. Selanjutnya berjalan biasa saja. Yang ‘lucu’ adalah pasukan tikus yang membuat film nya jadi seperti Sherk 2 dengan Cat Zorro nya. Yah, saya memang tidak menyukai Sherk sih.

Yang menarik perhatian saya cuma King Edmund ;))

Tapi memang cakep banget…hehe.

-