





Masyarakat Indonesia memang terkenal sebagai masyarakat yang suka beramah tamah dan bertenggang rasa. Tidak terkecuali pada hari pertama masuk kantor setelah libur panjang Idul Fitri. Di kantor saya sebenarnya acara Halal bi Halal baru dilaksanakan besok, hari Selasa. Tetapi aroma kekeluargaan itu sudah bisa tercium semenjak bertemu di hari ini. Teman-teman dari divisi lain saling mengunjungi dan bersalam-salaman, belum lagi banyak orang yang masih belum masuk kantor karena, baik sengaja ataupun tidak sengaja baru pulang dari kampungnya hari ini, padahal hati nurani mereka tau bahwa hari ini musti masuk kantor.
Alhasil, hari ini otomatis belum mulai bekerja, haha. Lalu apa yang saya lakukan dengan teman-teman? Tentu sajaa…Makan seafood asik di bilangan Kelapa Gading sambil kongkow di waktunya jam kerja
Itu juga setelah diseret pada minta traktiran, yang berakhir dengan makan kepiting jumbo nyammm..!
Balik ke kantor orang-orang sudah pada sepi, padahal baru jam 3an, halah, abdi negara masa kini. Dan saya yakin besok pun ceritanya akan sama, halal bi halal, salaman, makan-makan dan pulang cepat, yay!
Dan saya berpikir, kasihan juga yang di kantornya ada acara Sidak segala. Payah. Masa sih tidak ada toleransi terhadap adat istiadat tujuh turunan dari nenek moyang seperti ini?? Apa karena akibat sorotan kamera sahajah ?


Hii kreatif nih, daripada minta-minta infak di tengah jalan. Lagian lumayan, sambil gosip di telepon sambil beramal jugah, hee..

Pernah mengatakan sesuatu yang semestinya diucapkan 6 atau 10 tahun yang lalu kepada seseorang?
Rasanya pasti sangat melegakan. Walaupun, tidak ada yang harus terjadi atau reaksi berkelanjutan tentang hal tersebut. Hanya efek perasaan terkejut pada lawan bicara. Tapi itu kan urusan mereka, haha..
Dengan begitu kita tambah yakin bahwa hidup memang berubah. Sebuah obsesi masa lalu menjadi bukan apa-apa termakan waktu. Semua mengalir tanpa rasa hanya ada gemuruh untuk menyatakan diri berani. Walaupun cuma keberanian semu yang memang tidak ada artinya kalau dikatakan sekarang haha…
Tapi itulah hidup, kita yang membuat pilihan dan waktu tidak akan membiarkan kita kembali ke jalan yang sama, jahat yah? Atau sebaliknya, anugerah?
Lalu, pernah kah kamu ?

Ini spesial, sangat spesial buat saya.
Hari kelahiran saya yang jatuh tepat dengan Hari Idul Fitri tahun ini.
Selamat Idul Fitri, kawan. Mohon maaf lahir batin, semoga ibadah kita diterima dan menjadikan hidup yang lebih baik lagi. Tidak mubazir lapar dan hausnya
Terima kasih Ya Alloh, atas semua nikmat yang telah Engkau berikan. Sehat, rezeki dan penghidupan untukku sampai saat ini, juga banyak kebahagiaan dan air mata.
Untuk beberapa orang usia 25 tahun cukup krisis juga
Terutama buat para pere’ yang belum punya belahan hidup
Yah, mungkin ini terjadi juga sama saya hehe dan wishlist untuk itu sudah dipanjatkan dalam setiap doa.
Seperti biasa, banyak harapan positif yang ingin dicapai dan semoga semuanya bisa berjalan lancar dengan usaha, rajin belajar, kerja keras dan doa, ditambah doa dari keluarga dan para sahabat
Termasuk kesembuhan buat papa agar bisa berjalan kembali, bisa ngelanjutin sekolah lagi dan mendapatkan NDS versi terbaru yang sudah ada kamera, wifi, dan mp3 playernya akhir tahun ini, yay!

-








