Thursday, August 28th, 2008
Perak
29 October 2007 | Pujangga baso | 13 Comments

Pertemuan maha agung tercipta

Luna terbunuh mati di balik sayap unicorn

Berdarah perak.

Ketinggian
24 October 2007 | Pujangga baso | 3 Comments

Ku lihat ke bawah
orang-orang tua renta
menyapu lantai yang rata dengan tanah

Pegangan gentong gerabah dipakul
rumput-rumput kering musim panas
lalu mereka jatuh terembab

Tawaku melihat orang seumur di bawah
dengan kerutan di sudut mata, dagu yang tidak lagi kencang
menari-nari dalam ketuaan usia

Istanaku terlalu tinggi
terukur dari pusat bumi

Mereka harus mendongak ke atas
untuk melihat yang tak kan mati.

Bulan beku setengah
01 October 2007 | Pujangga baso | 9 Comments

Matahari perlahan bergeser ke timur
meninggalkan gairah hati
berdebu salju dan hujan es

Tergambar setengah bejana perak di langit
Lalu Venus mengalahkan sinarnya

Menjadi bukan apa-apa
Hanya batuan pucat asing di angkasa

Aku memang harus bangkit
walau terbangun hanya setengah nyawa

Sampai suatu malam
Di awal bulan Oktober
Ku pasti kan benderang

*6.30 WIB, di perjalanan rutin menuju kantor

“Alokha” demonoid s.2
22 August 2007 | Pujangga baso | 13 Comments

Suara ini,

Alokha.

Begitu bening seperti mata air dongeng Acoptus.
Membelah giselle seperti mata pisau megalion.

Alokha.

Ku begitu merindukan.
Yang tak terjamah, putih layaknya api gunung Cordus.

Dan dentingan Sherin
membuat getaran di ragaku dan aku menangis.

Hanya mendengar namanya,
ku bisa rasakan panasnya darah ini
tapi tetaplah beku

Alokha.

Yang tak tersentuh.

Yang membuatku yakin ada Penciptaan Maha Dahsyat dibalik sosok sempurna itu.

Avpel Desert
30 July 2007 | Pujangga baso | 16 Comments

Kini baru kusadari.
Cinta hanya kewajiban mengabdi kepada Penguasa.

Dan aku, tanpa penguasa.
Aku tanpa Cinta.

Telah kuhempaskan Arsten*
Di hadapanmu.

Ambillah.

Suatu hari nanti.

Megalion* ini akan datang padamu.

Menghempas jantungmu.

Genggamlah Arsten dengan kuat.

Megalion akan menolaknya. Sepasang Gisele* takkan membunuh.

Kalau begitu
Akulah yang pasti membunuhmu.

Arsten dan Megalion : Pasangan Pedang yang ditempa dengan besi panas bintang Calderon oleh Momojee. Terpisah setelah Megalion basah oleh darah Momojee lalu terbuang ke sabuk dalam asteroid. Kini, Arsten ada di tangan Voderos, dan Megalion dimiliki Demonoid.

Gisele : Ruh.

Previous Entries - Next Entries